Bestprofit Futures Jakarta
Penyanyi muda, Cakra Khan, saat mengisi acara Banda Aceh Coffee Festival 2016 atau Festival Kopi Internasional Banda Aceh 2016 yang digelar di lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh. (Beritasatu.com/Chairul Fikri)

Banda Aceh Coffee Festival 2016 atau Festival Kopi Internasional Banda Aceh 2016 yang digelar di lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh menyisakan pengalaman yang menyenangkan bagi penyanyi muda, Cakra Khan Bestprofit Futures Jakarta.

Pria kelahiran Pangandaran 27 Februari 1991 ini, berkesempatan untuk menikmati secara langsung kopi khas Aceh yang disajikan dalam acara tersebut.

“Pastinya senang bisa datang dan berkunjung ke Banda Aceh. Disini kental banget nuansa Islamnya, namun tetap bisa menjadi kota yang refresentatif bagi perkembangan pariwisata. Apalagi, soal kulinernya terutama rasa kopinya yang khas bikin kita kangen sama kota ini,” ungkap Cakra Khan.

Pelantun tembang “Setelah Kau Tiada” ini melanjutkan, dirinya merasa senang memiliki kesempatan untuk mencoba meracik kopi Aceh, yang disuguhkannya kepada para pengunjung dalam acara festival ini.

“Aku kebetulan bukan penggemar kopi, tapi kadang kalau ngantuk banget saya juga bikin kopi. Tapi, rasa kopi Aceh memang beda dibanding yang biasa aku minum. Ini rasanya sungguh nikmat, meski pahit tapi benar-benar bisa bikin melek,” lanjutnya.

Menurut Cakra Khan, budaya minum kopi yang ada di Aceh harus terus dikembangkan. Hal itu bukan lantaran rasa kopinya saja saat dinikmati, namun filosofi budaya minum kopinya bisa terus dikembangkan untuk menjalin kekerabatan.

“Budaya minum kopi di Aceh itu bagus yah. Bukan hanya saat minumnya, tapi apa yang terkandung dibalik budaya minum kopinya, karena orang bisa terus bersilaturahmi saat minum kopi. Dan ini bisa dijadikan daya tarik sendiri bagi pariwisata di Indonesia dengan mencoba menjual budaya silaturahmi yang dikembangkan saat minum kopi,” tutupnya.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)