Bestprofit Futures Jakarta

Bursa Saham AS ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis dinihari, terdukung lonjakan minyak mentah. Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir sekitar 110 poin lebih tinggi, dengan saham Goldman Sachs, Boeing dan Caterpillar memberikan kontribusi paling tinggi dalam keuntungan, setelah naik sebanyak 147,37 poin.Indeks S & P 500 naik 0,4 persen, dengan sektor keuangan dan energi mendapatkan lebih dari 1 persen untuk memimpin kenaikan Bestprofit Futures Jakarta.

Indeks Nasdaq naik sekitar 0,5 persen.

Minyak mentah berjangka AS berakhir 2,34 persen lebih tinggi pada $ 49,83 per barel, level tertinggi sejak Juni., didukung oleh penurunan persediaan minyak mentah. Administrasi Informasi Energi (EIA) AS mengatakan Rabu bahwa persediaan minyak mentah AS menurun 3 juta barel, menandai minggu kelima berturut-turut penurunan.

Harga minyak telah meningkat pada awal sesi, setelah American Petroleum Institute mengatakan Selasa bahwa persediaan minyak AS mengalami penurunan sebesar 7,6 juta barel.

Di depan data, perusahaan pada bulan September menciptakan pekerjaan di laju paling lambat dalam enam bulan karena pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda lebih lanjut dari pengetatan, menurut laporan hari Rabu dari ADP dan Moody Analytics. Laporan ADP ini dipandang sebagai preview laporan nonfarm payrolls bulanan pemerintah AS pada hari Jumat.

Data lain yang dirilis Rabu termasuk defisit perdagangan AS melebar ke $ 40700000000 pada bulan Agustus, sementara aplikasi hipotek mingguan naik 2,9 persen pekan lalu.

Pesanan pabrik dan ISM non-manufaktur datang lebih baik dari yang diharapkan

Peserta pasar telah mencermati data ekonomi AS, karena Federal Reserve telah mengisyaratkan kemungkinan kenaikan sukui bunga akhir tahun ini.

Tapi Fed bukan satu-satunya bank sentral dalam fokus. Pada hari Selasa, Bloomberg melaporkan bahwa Bank Sentral Eropa bisa mulai mengurangi pembelian obligasi sebelum program pelonggaran kuantitatif berakhir Maret mendatang.

Presiden Fed Richmond Jeffrey Lacker menyampaikan pidato mengulangi sikapnya bahwa kesempatan untuk menaikkan suku bunga kuat, menggemakan pernyataan yang dibuat pada hari Senin oleh Fed Cleveland Loretta Mester.

Hasil Treasury AS naik, dengan dua tahun catatan hasil perdagangan terakhir lebih tinggi sekitar 0,83 persen dan catatan hasil 10-tahun juga meningkat menjadi sekitar 1,72 persen.

Dolar AS diperdagangkan mendekati garis datar terhadap sekeranjang mata uang, sehari setelah mencapai level tertinggi dalam hampir dua bulan. Euro diperdagangkan sebagian besar datar terhadap greenback, dekat $ 1,121, dan yen yang lebih rendah di 103,57.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 112,58 poin, atau 0,62 persen, menjadi ditutup pada 18,281.03, dengan kenaikan tertinggi saham Caterpillar dan saham Verizon turun tertinggi.

Indeks S & P 500 naik 9,24 poin, atau 0,43 persen, menjadi berakhir pada 2,159.73, dengan sektor energi memimpin tujuh sektor yang lebih tinggi dan sektor real estate yang tertinggal terbesar.

Indeks Nasdaq menguat 26,36 poin, atau 0,5 persen, menjadi ditutup pada 5,316.02.

Malam nanti akan dirilis Continuing Jobless Claim dan Initial Jobless Claim yang diindikasikan meningkat. Jika terealisir akan menekan bursa Wall Street.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street akan bergerak lemah jika data jobless claim meningkat. Namun akan juga akan mencermati harga minyak mentah.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)