http://vibiznews.com

Diawal perdaganga bursa saham dikawasan Eropa pada Senin (24/8), dibuka melemah dipicu terjadinya aksi jual saham secara global imbas sentiment negatif memburuknya ekonomi Tiongkok.

Lihat :     Lagi-lagi Tiongkok Jadi Penyebab Anjloknya Bursa Eropa Kamis

Indeks Pan Stoxx 600 Eropa dibuka turun lebih dari 3 %, saat ini berada di posisi 349.98, dari posisi penutupan diperdagangan sebelumnya pada 350.05 poin serta berhasil mencapai posisi tertinggi diperdagangan sebelumnya pada 353.55 poin dan terendah pada 347.40 poin.

Indeks FTSE Inggris  dibuka tergelincir sebesar 2,3% pada 6045.50. Pada saat ini penurunan terjadi 2,16% pada 6054.10 poin dari  posisi penutupan sebelumnya pada 6187.65 poin serta mencapai posisi tertinggi diperdagangan sebelumya pada 6187,65 poin dan terendah pada 5995.55 poin. Indeks FTSE Inggris tampak bebankan oleh saham Standard Chartered PLC sebesar -4.96%, saham SABMiller PLC -3.85%, saham Schroders PLC -3.46%.

Indeks CAC 40 Perancis dibuka melemah sekitar 3 %. Saat ini penurunan mencapai 2,85% pada 4499,14 dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya pada 4630,99 poin, dengan mencapai posisi tertinggi diperdagangan sebelumnya pada 4539.59 poin dan terendah pada 4460.23 poin.

Sedangkan Indeks DAX Jerman dibuka juga melemah sekitar 3%. Pada saat ini penurunan terjadi 2,94% pada 9826.72 dari posisi penutupan sebelumnya pada 10124,52 poin, dengan mencapai posisi tertinggi diperdagangan sebelumnya pada 9935.53 poin dan terendah pada 9759.73 poin. Indeks DAX Jerman hari ini dibebankan oleh saham RWE AG -4.51%, saham HeidelbergCement AG -3.27%, saham Fresenius SE & Co KGaA -3.14%.

Diperdagangan bursa saham Eropa diakhir pekan ini, tampak para investor sedang menantikan beberapa rilis data dikawasan Eropa yang dapat mempengaruhi pergerakan bursa, seperti economic sentiment, business confidence, dan industrial sentiment diprediksi memburuk pada bulan Agustus ini. Juga masih adanya pengaruh sentiment negative perlambatan ekonomi Tiongkok.

 

Editor : Asido Situmorang