Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari viva.co.id

184442_tokyo-stock-exchange_663_382Pasar saham utama Asia sebagian besar dibuka lebih rendah pada transaksi awal Kamis 28 Agustus 2014. Investor lebih memilih untuk bersikap hati-hati, menyusul ada kemungkinan menjadi sesi tenang di tengah kurangnya katalis yang bisa menguatkan indeks.

 

Seperti dikutip dari laman CNBC, indeks saham utama Amerika Serikat ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Rabu waktu New York, dengan indeks S&P 500 untuk kedua kalinya berturut-turut berada di atas level 2.000.

 

Kenaikan indeks ini disebabkan investor puas dengan beberapa perusahaan yang membukukan kenaikan pendapatan. Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 15,31 poin (0,1 persen) ke level 17.122,01.

 

Sementara itu, indeks S&P 500 kembali menguat di atas level 2.000 untuk kedua kalinya berturut-turut ke level 2.000,12, dengan saham sektor utilitas memimpin penguatan. Adapun indeks Nasdaq turun 1,02 poin ke level 4.569,62.

 

Terkait perkembangan situasi geopolitik, Kiev menuduh Moscow meluncurkan serangan militer baru di sepanjang perbatasan sebelah timur Ukraina pada Rabu waktu setempat.

 

Padahal, kedua negara pada pekan ini melakukan pertemuan di Minsk dan setuju untuk meredakan ketegangan.

 

Indeks Nikkei di bursa Tokyo pagi ini turun 0,4 persen. Indeks acuan pasar saham Jepang ini kembali melemah ke level terendah dalam satu pekan terakhir, karena nilai tukar mata uang yen menguat menjadi 103,8 yen per dolar.

 

Saham Softbank naik 0,5 persen setelah perusahaan itu melaporkan kenaikan pendapatan yang kuat pada Januari hingga Juni 2014.

 

Sementara itu, indeks S&P ASX 200 di bursa Sydney melemah 0,4 persen. Indeks patokan pasar saham Australia ini turun setelah sebelumnya ditutup di level tertinggi dalam enam pekan terakhir.

 

Saham saluran televisi Nine Entertainment tergelincir hampir 7 persen, meskipun perusahaan itu mengumumkan kenaikan laba bersih lebih baik dari perkiraan prospektus.

 

Adapun indeks Kospi di bursa Seoul bergerak naik 0,4 persen. Indeks utama pasar saham Korea Selatan ini bisa melawan sentimen negatif pada bursa Asia, karena data surplus transaksi ekonomi pada Juli naik dibanding bulan sebelumnya.

 

Saham Kia Motors naik hampir 1 persen di tengah berita perusahaan itu akan membangun pabrik perakitan kendaraan di Meksiko dengan investasi US$1 miliar.

 

Investor Asia memfokuskan perhatiannya pada kondisi Tiongkok. Saham perusahaan perawatan kesehatan di Tiongkok diperkirakan bisa melonjak setelah pemerintah Tiongkok mengatakan adanya kemungkinan investor asing bisa sepenuhnya mendirikan rumah sakit sendiri.

 

Tujuh kota di Tiongkok telah ditargetkan sebagai proyek percontohan, seperti Beijing, Shanghai, Jiangsu, Fujian, Guangdong, dan Hainan. (art)