Bursa Asia Beri Sentimen Positif

Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari detik.com

best profit 181Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin hanya naik tipis 9 poin selepas kemenangan pasangan Jokowi-JK di Pemilu 2014. Investor mulai mengambil untung atas investasinya yang sudah ditanam sebelum Pilpres.

 

Menutup perdagangan, Rabu (23/7/2014), IHSG naik tipis 9,709 poin (0,19%) ke level 5.094,230. Sementara Indeks LQ45 turun tipis 0,435 poin (0,05%) ke level 873,343.

 

Saham-saham di Wall Street rata-rata berakhir menguat. Indeks S&P 500 berakhir dengan rekor baru berkat lonjakan saham Apple Inc.

 

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones jatuh 26,91 poin (0,16%) ke level 17.086,63. Indeks S&P 500 bertambah 3,48 poin (0,18%) ke level 1.987,01, melampaui rekor sebelumnya yang diraih 3 Juli lalu. Indeks Komposit Nasdaq tumbuh 17,68 poin (0,4%) ke level 4.473,70.

 

Hari ini IHSG diperkirakan masih bisa menguat meski sudah terbatas karena posisi yang overbought. Penguatan bursa Asia jadi sentimen positif.

 

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

 

Indeks Nikkei 225 naik 20,92 poin (0,14%) ke level 15.349,48.

Indeks Straits Times bertambah 6,45 poin 0,19%) ke level 3.347,15.

 

 

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:

Trust Securities

Pasca mengalami pelemahan tajam karena pidato pasangan PilPres No.1, pelaku pasar memanfaatkan pelemahan tersebut untuk kembali mengakumulasi saham. Di awal sesi, terjadi pembelian besar yang membuat IHSG sempat melonjak melewati level 5100 namun, dalam perjalanannya lonjakan tersebut tidak kuat sehingga secara perlahan bergerak turun. Telah terealisasinya ekspektasi pasar terhadap hasil final keputusan KPU membuat pelaku pasar cenderung melepas posisi karena sudah tidak ada lagi bahan ayng dijadikan ekspektasi sebesar momen PilPres. Di sisi lain, pelaku pasar juga menantikan rilis kinerja dari para emiten. Sejauh ini, masih variatifnya rilis hasil kinerja emiten membuat pelaku pasar cenderung menahan diri. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 5139,67 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 5087,22 (level terendahnya) di mid sesi 2 dan berakhir di level 5093,23. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

Pada perdagangan Kamis (24/7) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5035-5050 dan resisten 5125-5145. Inverted hammer di bawah upper bollinger band (UBB ). MACD masih tertahan kenaikannya dengan histogram positif yang mendatar. RSI, Stochastic, dan William’s %R naik terbatas. Laju IHSG sempat berada di kisaran target resisten (5130-5168) namun, sempat bergerak turun meski tidak masuk target support (4998-5035). Masih terjaganya laju IHSG diharapkan dapat membuatnya bertahan di zona hijau. IHGS masih ada potensi menguat tipis meski akan diselingi aksi-aksi profit taking yang dapat membuat penguatan yang terjadi akan terbatas.