Bullish USD/JPY Berlanjut Berkat Optimisme Pertumbuhan Ekonomi AS

seputarforex.com

PT. BESTPROFIT FUTURES

Seiring dengan anjloknya pertumbuhan ekonomi global akibat penurunan tajam harga minyak dunia, lembaga pemeringkat S&P merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi (GDP) AS menjadi 3,1% dari sebelumnya 3,0%. Penurunan harga minyak sebesar $10 per barel, dapat meningkatkan daya beli konsumen sebesar 0,4%. Jika kondisi tersebut berlangsunghingga tahun 2015 mendatang, GDP AS akan meningkat secara drastis hingga 20 basis poin. S & P memperkirakan kebijakan kenaikan suku bunga The Fed pertama kali akan berlangsung pada bulan Juni 2015, tingkat suku bunga acuan yang ditetapkan The Fed dapat mencapai 1,25% pada akhir 2015.

Selain itu, data ekonomi AS, Final GDP dirilis menjadi 5.0%, melebihi optimisme para ekonom yang hanya mengalami kenaikan menjadi 4.3% dari sebelumnya 3.9%. Angka tersebut merupakan level terkuat sejak tahun 2003 lalu. Naiknya angka GDP, menandakan adanya optimisme yang lebih bagus terhadap pemulihan ekonomi AS, dan memberikan dukungan kepada The Fed untuk segera melaksanakan kebijakan kenaikan suku bunga pada tahun 2015 mendatang. Optimisme turut menunjang pelaku pasar untuk tetap memegang dollar AS tetap sebagai primadona. Indeks dollar AS mencetak harga tertinggi di level 90.16 pada hari perdagangan Selasa kemarin. Bursa saham global turut menyambut positif mengenai optimisme prospek ekonomi AS saat ini.

Penguatan indeks dollar AS memberikan dampak pelemahan nilai mata uang dollar yen Jepang (USD/JPY) dan mengakibatkan dollar yen tetap bergerak dalam bullish trend, meskipun bursa Jepang libur di hari Selasa kemarin untuk memperingati libur nasionalnya yaitu Emperor’s Birthday. Pada hari Senin kemarin, pemerintah Jepang mengatakan bahwa mereka akan mengurangi rilis surat hutang pemerintah secara bertahap untuk tahun fiskal berikutnya untuk menghindari pembengkakan utang publik lebih besar. Tahun fiskal 2014 ini direncakan akan berakhir pada bulan Maret 2015.

Pada grafik Hourly (H1), USD/JPY masih dapat melanjutkan bullish trend-nya yang terjadi sejak penembusan neckline inverse head and shoulder yang terbentuk sebelumnya. Hari ini tidak banyak data ekonomi yang berdampak tinggi, analis memperkirakan pergerakan nilai tukar dollar yen akan bercermin pada analisa teknikal di tengah volume transaksi yang menurun menjelang libur Natal. Level 119.600 menjadi support kunci minggu ini.

Sedangkan secara jangka pendek, para trader akan memperhatikan level resistance 120.830, jika terjadi penembusan di atas level tersebut tidak menutup kemungkinan dollar yen akan melanjutkan bullish trend-nya, meraih harga tertinggi yang dibentuk pekan sebelumnya yaitu level 121.830. Sebaliknya selama tidak terjadi penembusan di atas level 120.830, dollar yen akan melakukan koreksi terlebih dahulu ke area level 120.180 – 119.600.

PT. BESTPROFIT FUTURES