Bestprofit Futures Jakarta, bprofitfutures.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Samarinda, Kalimantan Timur, memberi bantuan modal usaha kepada 17 kelompok mualaf di Loa Janan Ilir.

“Kami memberikan apresiasi kepada Baznas Samarinda yang secara intens menyalurkan dana zakat infak dan sedekah (ZIS) kepada warga yang memang berhak untuk menerima,” kata Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail saat menyerahkan secara simbolis dana umat tersebut, di Samarinda, Kamis (2/7).

Selain bantuan permodalan dana bergulir atau pinjaman tanpa bunga sebesar Rp60 juta kepada 17 kelompok mualaf tersebut, katanya, Baznas Samarinda juga menyalurkan dana umat kepada 620 guru mengaji non-BKPRMI sebesar Rp600 ribu per bulan/orang.

Dana umat itu, katanya, juga diberikan kepada 29 hafiz dan hafizah yang hafal 30 juz Al Quran Rp500 ribu per bulan, pelaksana fardhu kifayah atau pemandi mayat sebanyak 855 orang dengan bantuan Rp350 ribu per orang, serta bantuan kepada 21 ulama atau tokoh agama senior yang sudah uzur atau sedang sakit Rp1,5 juta per orang.

Baznas Samarinda, kata dia, juga memberi bantuan kepada 90 sekolah yang telah melaksanakan pesantren Ramadhan, baik tingkat SD, SMP, SMU, dan SMK, masing-masing Rp500 ribu.

“Baznas telah menunjukkan kinerjanya dengan baik dan rapi dalam membagikan dana ZIS setiap tahunnya kepada penerima yang sudah dipilih, seperti guru ngaji, pemandi mayat dan lainnya yang punya tugas sangat mulia,” kata Nusyirwan Ismail.

Agar penyaluran dana ZIS tersebut bisa tepat sasaran, Nusyirwan Ismail meminta lembaga pengumpul dana zakat lainnya untuk berkoordinasi dengan Baznas, terkait aturan dalam pengumpulan zakat.

“Mengingat kalau penerima tadi tepat sasaran maka sangat membantu bagi yang bersangkutan dalam memenuhi sebagian kebutuhannya,” katanya.

Program santunan itu, katanya, juga membantu pemerintah mengurangi tingkat kemiskinan di Kota Samarinda.

Ketua Baznas Samarinda Asmuni Ali mengatakan pada 2015, pihaknya telah menerima dana ZIS sebesar Rp1,8 miliar.

Ia mengakui penerimaan zakat setiap tahun berubah dan selalu disalurkan kepada yang berhak menerima, sebagai program tahunan Baznas Kota Samarinda.

Ia mengapresiasi kelompok mualaf yang selama tiga tahun mendapat pinjaman modal dari Baznas dengan memperlihatkan hal positif dalam usahanya.

“Jika usaha kelompok mualaf dari Loa Janan Ilir ini semakin baik, tidak menutup kemungkinan kami akan siap membantu lagi sampai berkembang karena mereka masih tergolong sebagai penerima zakat,” kata Asmuni Ali.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)