PT Bestprofit Futures

PT Bank Mayora menyatakan akan masuk ke bisnis wealth management pada tahun 2017 mendatang.

Direktur Utama Bank Mayora Irfanto Oeij mengungkapkan, alasan ekspansi perseroan ke bisnis wealth management adalah adanya potensi alternatif penempatan dana perorangan. PT Bestprofit Futures

“Tahun 2017 kami ekspansi juga untuk masuk ke wealth management. Itu sebagai pelengkap karena melihat potensi dari perorangan untuk alternatif penempatan dana,” kata Irfanto dalam acara media gathering Bank Mayora di Jakarta, Selasa (27/12/2016).

Menurut Irfanto, saat ini banyak nasabah yang mengalihkan dananya dari deposito ke reksadana. Oleh sebab itu, perseroan juga akan menghadirkan produk berupa reksadana maupun bancassurance.

Ia menjelaskan, Bank Mayora tidak akan menghadirkan produk wealth management yang terlampau tinggi, yakni mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 1 miliar.

Irfanto mengungkapkan, saat ini Bank Mayora sedang mengajukan izin kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk layanan wealth management tersebut. Diharapkan layanan tersebut dapat diluncurkan pada kuartal I maupun kuartal II 2017 mendatang.

“Target kami sampai 2017 sekitar 250 sampai 300 nasabah juga sudah oke. Amount average-nya mencapai Rp 250 juta sampai Rp 500 juta,” terang Irfanto.

Selain menghadirkan layanan wealth management, Irfanto menyatakan perseroan juga akan mengoptimalkan layanan e-banking. Bank Mayora, imbuh dia, akan meningkatkan daya saing dengan memperluas jangkauan e-banking.

“Tahun depan (kami mengoptimalkan) internet banking untuk consumer dan mobile banking. Mungkin di kuartal II 2017, ini perlahan akan meningkatkan daya saing,” jelas Irfanto.

Dalam pengoptimalan e-banking, maka dibutuhkan investasi yang cukup besar untuk teknologi informasi (TI). Irfanto mengestimasi, perseroan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) mencapai Rp 20 miliar hingga Rp 30 miliar.

Direktur Utama Bank Mayora Irfanto Oeij mengungkapkan, perseroan harus tumbuh pada tahun 2017 dengan cara mengubah strategi bisnis.

Oleh sebab itu, kata Irfanto, Bank Mayora akan masuk ke daerah-daerah yang memiliki rapor penjualan ritel cukup baik.

“Kami sinergi juga dengan Grup Mayora. Kami akan masuk ke Laku Pandai,” ujar Irfantor dalam acara media gathering Bank Mayora di Hotel Pullman Jakarta, Selasa (27/12/2016) malam.

Irfanto menuturkan, sesuai dengan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Mayora akan membuka kantor cabang di kawasan Indonesia Timur agar bisa memiliki bisnis Laku Pandai.

Oleh karenanya, Bank Mayora segera membuka kantor cabang di Ambon, Maluku. Menurut Irfanto, para distributor produk Mayora akan menhadi agen Laku Pandai.

Mekanisme layanannya pun sedikit berbeda dengan agen-agen Laku Pandai bank-bank lainnya yang menawarkan Basic Saving Account (BSA) atau tabungan sederhana. PT Bestprofit Futures

“Tahap pertama kami tidak BSA. Kami minta mereka (para agen) bisa melakukan transaksi dengan EDC dengan tabungan Mayora. Transaksi lewat EDC, bisa seperti mini ATM dan bisa referral kredit juga,” jelas Irfanto.

( mfs – PT Bestprofit Futures )