Hai salam PT Bestprofit Futures, ini artikel dari vivatribunnews.com

best profit 2Meski liburan sekolah bertepatan dengan Ramadan, momen ini tetap dimanfaatkan untuk berlibur ke sejumlah destinasi wisata di tanah air dan mancanegara. Bali masih menjadi tujuan favorit warga Jawa Barat untuk pilihan berlibur. Sedangkan untuk luar negeri, Hongkong kinu menjadi tujuan favorit.

 

Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Indonesia (Asita) Jawa Barat, Budijanto Ardiansjah, mengatakan, liburan sekolah dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk berlibur di sejumlah daerah seperti Bali, Padang, Bangka Belitung, dan Yogyakarta. Namun Bali masih menjadi tujuan favorit warga Jawa Barat khususnya untuk tempat wisata dan liburan.

 

“Hampir 60 persen, pilihan berlibur adalah ke Bali, selebihnya yang sekarang cukup banyak diminati adalah Medan, Padang, dan Lombok,” katanya di Bandung, Senin (30/6).

 

Untuk tujuan mancanegara, katanya, saat ini Hongkong menjadi tujuan favorit. Sebelumnya Singapura menjadi tujuan favorit karena jaraknya yang cukup dekat. Namun karena kurs rupiah melemah sementara satu dolar Singapur acukup mahal, orang lebih memilih Hongkong yang nilai tukarnya lebih rendah dibanding nilai tukar mata uang Singapura.

 

“Orang memilih negara yang cukup murah namun fasilitasnya tidak kalah dengan Singapura. Hongkong menjadi tujuan favorit, selain Bangkok,” katanya.

 

Ia juga mengatakan, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Barat juga mengalami peningkatan seperti dari Malaysia, Thailand, Jepang, dan Tiongkok. Namun kunjungan wisatawan Jepang dan Tiongkok masih rendah. Mereka masih memilih Bali sebagai lokasi tujuan. Karena itu Asita sedang membidik wisatawan Tiongkok untuk datang ke Jawa Barat.

 

Menurutnya, Kawah Putih bisa menjadi tujuan yang bisa dipromosikan karena wisatawan asal Mancanegara menjadikan tempat wisata ini menjadi tujuannya bila berkunjung ke Jawa Barat.

 

“Banyak juga sih lokasi lain. Hanya saja khusus untuk wisatawan Tiongkok ini, kita masih kekurangan guide yang bisa berbahasa Mandarin,” katanya. (tif)