IHSG Dibuka di 6.395, Sektor Aneka Industri Paling Loyo

PT Bestprofit Futures – Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan saham Rabu ini.

Pada pra pembukaan perdagangan, Rabu (17/7/2019), IHSG melemah 6,41 poin atau 0,1 persen ke posisi 6.395,46.Sementara pada pukul 09.05 WIB, IHSG kembali terjun ke bawah ke 6.391,86, melemah 10,01 poin atau 0,16 persen. Sementara itu, indeks saham LQ45 melemah 0,41 persen ke posisi 1.021,30. Sebagian besar indeks acuan melemah pada perdagangan hari ini.

Sebanyak 107 saham melemah yang mendorong IHSG ke zona merah. Selain itu 102 saham menguat dan 126 saham diam di tempat.

Pada awal perdagangan saham Selasa ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.403,50 dan terendah 6.390,97.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 24.109 kali dengan volume perdagangan 2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 640,4 miliar.

Investor asing beli saham Rp 26,34 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.946.

PT Bestprofit Futures – Dalam pergerakan awal IHSG, hampir seluruh sektor saham melemah dengan pelemahan terbesar di sektor aneka industri yang mencapai 1,42 persen. Kemudian disusul oleh sektor keuangan yang melemah 0,33 persen dan sektor industri dasar 0,22 persen.

Sedangkan yang mengalami penguatan hanyalah sektor barang konsumsi yang menguat 0,23 persen, pertambangan 0,06 persen dan perdagangan 0,12 persen.

Saham-saham yang melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah antara lain POSA melemah 23,6 persen ke level Rp 246 per saham, KIOS melemah 17,74 persen ke angka Rp 510 per saham dan GOLD turun 16,08 persen ke angka Rp 252 per saham.

Sedangkan saham-saham yang menguat antara lain saham ARKA naik 12,03 persen ke posisi Rp 745 per saham, saham BLUE menguat 8,3 persen ke posisi Rp 845 per saham, dan saham INCF naik 7,32 persen ke posisi Rp 88 per saham.

Prediksi Pergerakan Hari Ini

PT Bestprofit Futures – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan tertekan hingga perdagangan saham hari ini.

Senior Research PT KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko menilai, momentum koreksi dan konsolidasi indeks merupakan kesempatan untuk melakukan aksi beli bagi para investor.

“Kami melihat bahwa koreksi minor yang terjadi untuk meredakan keadaan overbought dalam trend naik ini sehingga dapat digunakan sebagai kesempatan pembelian saham,” tutur dia dalam risetnya di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Adapun melihat hal ini pihaknya memproyeksikan IHSG berpotensi terkoreksi dalam rentang 6.320-6.470.

PT Bestprofit Futures – Di sisi lain, Analis PT Artha Sekuritas, Dennies Christoper berpendapat IHSG berpeluang tertekan menjelang keputusan penetapan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI).

“Pergerakan akan cenderung terbatas karena investor akan lebih bersikap wait and see menunggu keputusan suku bunga BI. Kemungkinan melemah terbatas di 6.385-6.424,” terangnya.

Sebab itu, hari ini pihaknya menganjurkan investor untuk memburu saham PT Wijaya Karya Bangunan Tbk (WEGE), PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), dan saham PT Astra International Tbk (ASII).

Kemudian Artha Sekuritas merekomendasikan saham PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartabest profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta

IHSG Diproyeksikan Masih Menghijau, Simak Saham Pilihan Ini

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali bertengger di zona hijau pada kisaran support dan resistance di 6.402-6.436.

Senior Research PT KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko menuturkan, sentimen regional yang mulai positif membawa angin segar pada laju indeks hari ini.

Oleh karena itu, pihaknya memproyeksikan IHSG akan bergerak positif dengan diperdagangkan pada rentang support di level 6.320 dan resistance di level 6.520.

Sepakat, Analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Nafan Aji Gustama mengungkapkan IHSG secara teknikal mengindikasikan peluang untuk melanjutkan penguatan.

“Kemungkinan indeks akan bergerak menghijau dalam range 6.387-6.454,” paparnya dalam risetnya di Jakarta, Selasa (16/7/2019).

PT Bestprofit Futures – Kendati begitu, Analis PT Artha Sekuritas, Dennies Christoper Jordan menilai IHSG akan terkoreksi wajar melihat peluang adanya aksi ambil untung dari penguatan indeks hari ini.

“IHSG kemungkinan akan tertekan dalam jangka pendek melihat adanya aksi profit taking (ambil untung). Indeks tertekan di level 6.402- 6.436,” terangnya.

Sejumlah saham yang dapat dipertimbangkan menurut Yuganur ialah saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank BTN (Persero) Tbk (BBTN), dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS).

Sedangkan Nafan Aji merekomendasikan saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), hingga saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

Perdagangan Kemarin

PT Bestprofit Futures – Sebelumnya, IHSG ditutup di zona hijau pada perdagangan awal pekan ini. Sebagian besar sektor saham menguat.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin(15/7/2019), IHSG ditutup ke posisi 6.418,23, naik 44,44 poin atau 0,7 persen. Indeks saham LQ45 juga menguat 1,06 persen ke posisi 1.028,13.

Sebanyak 227 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan itu 183 saham melemah dan 151 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 569.699 kali dengan volume perdagangan 18,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,5 triliun.

Investor asing beli saham Rp 305 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.920.

PT Bestprofit Futures – Dari 10 sektor saham, tujuh diantaranya menguat di mana penguatan tertinggi dipimpin oleh sektor infrastruktur 1,64 persen. Disusul sektor industri dasar 1,21 persen dan sektor konstruksi sebesar 0,95 persen.

Sedangkan sektor yang berada di zona merah yaitu sektor pertanian yang melemah 0,86 persen, sektor aneka industri 0,32 persen dan sektor pertambangan 0,25 persen.

Saham-saham yang mengangkat IHSG ke zona hijau dengan kenaikan tertinggi yaitu BLUE yang naik 25 persen ke Rp 625 per saham, ARKA naik 24,55 persen ke Rp 685 per saham dan ASBI naik 24,52 persen ke Rp 386 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain INCF yang turun 34,4 persen ke Rp 82 per saham, POSA turun 24,91 persen ke Rp 428 per saham dan FTCO turun 21,74 persen ke Rp 540 per saham.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartabest profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta

Menunggu Neraca Dagang, IHSG Diperkirakan Terkoreksi

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Mengawali pekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan ditutup ke zona merah dengan diperdagangkan pada kisaran 6.343-6.420.

Sejumlah analis sepakat pergerakan indeks akan terkoreksi disebabkan sentimen internal. Selain itu, secara teknikal, IHSG juga terindikasikan adanya pelemahan lanjutan dari perdagangan Jumat (12/7/2019).

Analis PT Artha Sekuritas, Dennies Christoper Jordan menilai, IHSG akan tertekan dipengaruhi oleh rilisnya data GDP China. Menurutnya, IHSG akan melemah di level support 6.354 dan resistance 6.409.

“Selain itu, indeks berpotensi tertekan menunggu hasil neraca perdagangan Indonesia oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada hari ini,” tutur dia dalam risetnya di Jakarta, Senin (15/7/2019).

PT Bestprofit Futures – Di sisi lain, Head of Research PT Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah menjelaskan, IHSG berpeluang terkoreksi menguji moving average 20 hari. Indeks diramalkan akan melemah pada rentang 6.343-6.420.

“Untuk sentimen pekan depan, ada data GDP dari beberapa negara ekonomi terbesar di dunia dan kebijakan moneter dari bank sentralnya yang akan menjadi fokus investor,” terang Lanjar.

PT Bestprofit Futures – Untuk saham rekomendasi, sejumlah saham moncer menurutnya ialah saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dan PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON).

Sementara itu, Dennies mempertimbangkan saham yang laik bagi investor antara lain saham PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), serta saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).

Terjun Bebas, IHSG Ditutup Turun ke 6.373,34

PT Bestprofit Futures – Sebelumnya, sempat menguat di awal perdagangan, IHSG pada akhir pekan kemarin ditutup di zona merah. Sebagian besar sektor saham melemah. Hanya sektor keuangan dan perdagangan yang menguat tipis.

Pada penutupan perdagangan saham, Jumat 12 Juli 2019, IHSG ditutup ke posisi 6.373,34. Indeks saham LQ45 juga melemah 0,87 persen ke posisi 1.017,35.

Sebanyak 268 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Selain itu 151 saham masih menguat dan 126 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 498.966 kali dengan volume perdagangan 17,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8 triliun.

PT Bestprofit Futures – Investor asing beli saham Rp 168 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.007.

Sebanya delapan sektor saham melemah, dengan pelemahan tertinggi untuk sektor infrastruktur yang mencapai 1,67 persen. Disusul sektor barang konsumsi 1,57 persen dan pertambangan 1,34 persen.

Sektor masih ke zina hijau adalah perdagangan sebesar 0,33 persen dan sektor keuangan yang stabil.

Sementara saham-saham yang menyeret IHSG terjun bebas paling besar adalah INCF yang melemah 34,9 persen, POSA melemah 24,5 persen dan OCAP turun sebesar 23,3 persen.

Sedangkan saham-saham yang menguat antara lain HDIT naik 49,5 persen, TRIO kembali menguat 24,8 persen, ARKA menguat 24,43 persen dan beberapa saham lainnya. Penguatan ini yang pada perdagangan akhir pekan ini menahan pelemahan IHSG.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartabest profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta

Masih Menguat, Laju IHSG Diprediksi Terbatas

PT Bestprofit Futures – Jakarta Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berpeluang untuk menguat kembali pada perdagangan saham hari ini.

Namun, sejumlah analis sepakat potensi indeks untuk bergerak ke zona hijau masih bersifat terbatas. Kemungkinan, indeks masih akan ditutup hijau di sekitar level 6.400.

Analis PT Artha Sekuritas, Juan Harahap menuturkan, IHSG akan diperdagangkan positif di rentang support 6.398 dan resistance 6.436.

“Karena indeks kini mulai memasuki area overbought (jenuh beli), peluang IHSG naik tak begitu signifikan, masih terbatas,” papar dia dalam risetnya di Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Sementara itu, Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya menilai, gejolak tekanan terhadap komoditas masih akan membayangi sejumlah emiten yang berhubungan dengan komoditas.

PT Bestprofit Futures – Tetapi, pihaknya optimistis peluang indeks untuk kembali menghijau tetap ada. Dirinya memproyeksikan IHSG akan berada pada level 6.302 – 6.488.

“Sejumlah rekomendasi saham perbankan dapat jadi pertimbangan investor untuk hari ini. Salah satunya ialah saham Bank BCA,” ujarnya.

Adapun William kali ini menganjurkan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM).

Di sisi lain, Juan memilih saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

Penutupan Kemarin

PT Bestprofit Futures – Sempat mengalami tekanan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu ditutup di zona hijau pada perdagangan Kamis ini. Sebagian besar sektor saham melemah. Jumlah sektor saham yang menguat seimbang dengan jumlah sektor saham yang melemah.

Pada penutupan perdagangan saham, Kamis (11/7/2019), IHSG naik tipis 6,38 poin atau 0,10 persen ke posisi 6.417,06. Indeks saham LQ45 juga menguat tipis 0,10 persen ke posisi 1.026,23. Sebagian indeks saham menghijau kecuali JII dan Pefindo25.

Sebanyak 177 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Selain itu 217 saham melemah dan 158 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 493.963 kali dengan volume perdagangan 19 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 9 triliun.

Investor asing beli saham Rp 345 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.065.

PT Bestprofit Futures – Sektor yang melemah dengan sektor yang menguat sama-sama besar. Sektor yang menguat adalah pertambangan, aneka industri, konstruksi, infrastruktur dan keuangan. Sedangkan yang melemah adalah perkebunan, industri dasar, barang konsumsi, perdagangan dan manufaktur.

Sedangkan saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain saham SMKL naik 33,68 persen ke posisi Rp 258 per saham, saham ARKA mendaki 24,86 persen ke posisi Rp 442 per saham, dan saham POSA menguat 24,86 persen ke posisi Rp 755 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain saham INCF turun 25 persen ke posisi Rp 192 per saham, saham YPAS susut 24,39 persen ke posisi Rp 310 per saham dan saham GLOB merosot 17,21 persen ke posisi Rp 356 per saham

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartabest profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta

IHSG Diramal Bangkit Lagi, Pertimbangkan Saham Berikut

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan penguatan pada perdagangan saham Kamis (11/7/2019).

Secara teknikal, Analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Nafan Aji Gustama menilai, pergerakan indeks mengindikasikan adanya sinyal ke zona hijau.

“Pola three outside up candlestick pattern menunjukan potensi bullish continuation (penguatan lanjutan). Sehingga indeks berpeluang menuju ke area resistance,” tutur dia dalam risetnya di Jakarta.

Selain itu, Nafan menjelaskan, berdasarkan indikator, MACD histogram kini sudah berada di area positif. Artinya, IHSG kini memiliki peluang untuk kembali perkasa.

Dari PT Binaartha Sekuritas, pihaknya memproyeksikan IHSG akan ditutup di zona hijau pada level support 6.385 dan resistance 6.425.

PT Bestprofit Futures – Seirama, Analis PT Artha Sekuritas, Dennies Christoper Jordan berpendapat IHSG akan bergerak positif. Namun, penguatan indeks menurutnya hanya bersifat sementara.

“Secara teknikal, indikasi penguatan IHSG masih dalam jangka pendek ya,” katanya.

Adapun Artha Sekuritas memprediksi indeks akan ditutup pada teritori positif dengan diperdagangkan di kisaran 6.398-6.418.

Pada hari ini, pihaknya menyarankan investor mempertimbangkan saham PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT XL Axiata Tbk (EXCL), hingga PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

Sedangkan Nafan Aji merekomendasikan saham PT JAPFA Tbk (JPFA), PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), dan PT H.M Sampoerna Tbk (HMSP).

Penutupan Kemarin

PT Bestprofit Futures – Pada penutupan perdagangan saham, Rabu (10/7/2019), IHSG menguat 22,36 poin atau 0,35 persen ke posisi 6.410,68. Indeks saham LQ45 juga menguat 0,44 persen ke posisi 1.025,19. Sebagian besar indeks saham acuan menguat.

Sebanyak 233 saham menguat sehingga mengangkat IHSG untuk hari ini. Selain itu 189 saham melemah dan 136 saham diam di tempat.

Pada perdagangan hari ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.412,82 dan terendah 6.393,19.

PT Bestprofit Futures – Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 480.063 kali dengan volume perdagangan 18,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,4 triliun.

Investor asing beli saham Rp 411.860 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.130.

Sebagian besar sektor saham berada di zona hijau. Hanya ada tiga sektor yang melemah yaitu perkebunan, infrastruktur, dan barang konsumsi.

Sektor saham aneka industri naik 2,16 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Disusul sektor saham konstruksi menguat 1,09 persen.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartabest profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta