http://www.seputarforex.com

Dolar Australia tampak merosot cukup dalam pada Selasa (09/12) pagi ini setelah laporan mengenai survei kondisi dan kepercayaan bisnis Australia dilaporkan mengalami kejatuhan. AUD/USD diperdagangkan pada 0.8252 atau melorot 0.49 persen. Pagi ini, National Australia Bank (NAB) melaporkan bahwa indeks kepercayaan bisnis jatuh ke plus 1 dari sebelumnya di plus 4. Sementara itu, kondisi bisnis juga jatuh 8 poin ke angka plus 5.

Kepala ekonom NAB, Alan Oster, mengatakan bahwa lemahnya outlook ekonomi untuk harga ekspor dan memburuknya tingkat pengangguran di Australia dianggap dapat menjadi alasan bagi Bank Sentral Australia (RBA) untuk melakukan pemotongan suku bunga acuan. Menurut Oster, RBA akan memangkas suku bunganya sekitar 0.25 poin pada bulan Maret atau Agustus tahun depan, dan hingga akhir tahun 2016, suku bunga RBA akan dipertahankan pada kisaran 2 persen.

Pebisnis Australia Pesimis Tahun 2015

Alan Oster juga menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Australia dengan mengatakan bahwa pada rentang waktu 2014-2015, outlook pertumbuhan Australia hanya akan mencapai 2.5 persen, lebih rendah dibandingkan proyeksi outlook pertumbuhan sebelumnya di kisaran 2.9 persen.

Lebih buruk lagi, ada kemungkinan, indeks kepercayaan bisnis bulanan NAB juga akan menunjukkan proyeksi kemerosotan dari plus 4 ke plus 1, hampir mendekati pesimisme bisnis. Dengan demikian, NAB menyimpulkan bahwa RBA benar-benar berpeluang besar untuk turunkan suku bunga acuannya.