Bestprofit Futures Jakarta

Posisi Rio Haryanto di tim Manor Racing sudah digantikan Esteban Ocon sejak 10 Agustus 2016. Kini, Rio hanya menjadi pebalap cadangan, yang dibutuhkan jika Pascal Wehrlein dan Esteban tidak bisa berlaga di ajang Formula 1 (F1).

Namun, sampai akhir musim tahun ini Rio masih tetap mengikuti aturan tim F1 asal Inggris tersebut. Lantas, apa saja kegiatan pebalap kelahiran Solo, Jawa Tengah itu?

Ibunda Rio, Indah Pennywati menjelaskan bahwa tidak ada latihan mengendarai mobil MRT. Dia hanya mengikuti latihan olah fisik, karena tetap harus dalam kondisi siaga.

“Karena kalau ada pebalap yang berhalangan, dia harus siap menggantikannya,” ucap Indah kepada Otomania melalui pesan singkat, Rabu (7/9/2016).

Sekarang ini, lanjut Indah Rio sedang berada di Barcelona. Bentuk latihan fisiknya sama seperti pebalap utama Manor Racing. “Kondisi menjadi pebalap cadangan seperti itu,” kata Indah.

Sebelumnya, Rio pernah mengatakan dirinya selalu siap jika diminta turun ke lintasan balap. Bahkan, keputusan ini dinilainya masih terbaik, karena dia masih ada di lingkungan F1.

“Kecewa sudah pasti, tetapi saya tetap berusaha agar memberikan yang terbaik kepada tim jika tiba-tiba harus balapan menggantikan Pascal atau Esteban,” kata Rio belum lama ini.

Ibunda Rio Haryanto, Indah Pennywati sempat kecewa ketika mendengar keputusan Manor Racing, yang menjadikan anaknya sebagai pebalap cadangan di Formula 1 (F1). Bahkan, ia juga sangat menyayangkan langkah Pemerintah Indonesia, dalam menangani permasalahan ini.

Namun menurut Indah, manajeman tetap harus menerimanya dengan lapang dada. Sebab, tidak bisa berbuat apa-apa lagi, selain mengikuti keputusan tersebut.

“Kecewa pasti, tetapi mau bagaimana lagi, mungkin pemerintah juga punya alasan lain kenapa tidak bisa mendukung Rio,” kata Indah menjawab pertanyaan Otomania di booth Pertamina di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, di ICE, BSD, Tangerang, Sabtu (13/8/2016).

Padahal, kata Indah ajang F1 ini merupakan balapan mobil paling bergengsi dan punya sisi bisnis yang bisa dimanfaatkan oleh pemerintah. Tetapi, jika memang tidak bisa, manajemen Rio juga harus mengikuti dan menerima keputusannya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menjelaskan, kalau ikut kecewa dengan keputusan Manor. Padahal, tetap menginginkan agar Rio terus mengikuti balapan hingga akhir musim tahun ini.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)