PT Bestprofit Futures – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tidak mendapat informasi kedatangan Wakil Ketua Pansus Hak Angket Masinton Pasaribu ke lembaga antirasuah itu. KPK pun enggan menanggapi pernyataan Masinton yang meminta ditahan dan membawa koper. best profit

“Saya tadi belum dapat informasi terkait kedatangan Masinton. Apakah datang itu menemui pihak-pihak tertentu. Karena di registrasi tadi saya belum mendapat informasi lebih lanjut,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan, Senin 4 September 2017.

Febri mengatakan bahwa nama Masinton tidak ada dalam buku registrasi penerimaan tamu KPK. Sebab, jika Masinton mengisi buku tersebut, maka KPK tentunya akan menemuinya.

“Saya belum tahu. Karena banyak tamu yang datang. Namun kalau ada tamu yang datang lalu terdaftar dalam registrasi pasti akan kita terima,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berencana menggunakan pasal menghalangi proses penyidikan dan persidangan atau obstruction of justiceterhadap Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPR. KPK menilai tindakan pansus menyulitkannya bekerja.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah dua kali memeriksa Direktur Penyidikan (Dirdik) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Brigjen Aris Budiman. Aris diperiksa dalam kapasitasnya sebagai pelapor kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Pemeriksaan kedua terhadap Aris berlangsung pada Kamis, 31 Agustus 2017. Dalam pemeriksaan yang berlangsung hingga malam itu, Aris menyatakan tindakannya tidak bermaksud untuk menggembosi KPK dari dalam.

“Yang terpenting, Pak Aris Budiman menyampaikan, dia tidak pernah menggembosi KPK, tidak ada,” ujar Argo, Jakarta, Senin (4/9/2017).

Argo melanjutkan, yang dilakukan Aris bertujuan memperbaiki lembaga antirasuah tersebut. Ia juga menegaskan, hubungan KPK-Polri tetap berjalan baik meski Aris dan Novel tengah berperkara.

“KPK berdiri pun polisi ada di situ. Yang terpenting kepengen itu supaya di KPK bagus dan tidak ada kejadian apa-apa. Pokoknya bagus saja,” ucap Argo.

Karena itu, Aris memilih untuk menempuh jalur hukum dengan melaporkan Novel atas e-mail atau surat elektronik yang ia kirimkan dengan tembusan sejumlah pegawai KPK. Aris merasa, Novel telah mencemarkan nama baiknya melalui e-mail tersebut.

“Pak Aris Budiman itu merasa terganggu di situ. Yang bersangkutan (Aris) sudah kita periksa, kita menunggu rencana berikutnya, mungkin akan diperiksa saksi-saksi,” kata Argo.

Lalu apa isi surat elektronik yang membuat Aris Budiman marah?

“Intinya bahwa dari surat itu, media e-mail itu menyatakan bahwa Dirdik KPK diragukan integritasnya sebagai direktur,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (31 Agustus 2017). pt best profit

Selain itu, ucap Argo, Novel dalam surat elektroniknya dianggap menghina Aris dengan menyatakan sebagai direktur penyidikan terburuk selama KPK berdiri.

“Dengan adanya itu, Pak Aris Budiman tidak menerima, sehingga melaporkan yang bersangkutan (Novel) ke Polda Metro Jaya,” jelas dia. bestprofit jakarta

Laporan Aris dilakukan pada Senin, 21 Agustus 2017 dan terdaftar dalam nomor LP/3937/VIII/2017/PMJ/Dit Reskrimsus. Saat itu juga polisi meningkatkan perkara ke tahap penyidikan dengan menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) nomor SP.Sidik/524/VIII/2017/Dit Reskrimsus. bpf jakarta

( mfs – Bestprofit Futures )