http://economy.okezone.com

JAKARTA – Sektor industri selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian Indonesia. Sayangnya, dari sumber daya manusia (SDM) para pekerja industri di Indonesia mayoritas cuma lulusan sekolah dasar (SD).”Tingkat pendidikan nasional mempengaruhi kinerja industri nasional. 70 persen baru di tingkat dasar yakni SD,” ujar Staf Ahli Bidang Diplomasi Perdagangan Kementerian Perdagangan, Sondang Anggaraini, di Gedung Bina Manajemen, Jakarta, Rabu (10/12/2014).

Dia menjelaskan, minimnya tingkat pendidikan ini menjadi kekhawatiran dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN alias pasar bebas. Untuk itu, pemerintah perlu berinovasi dengan meningkatkan kapasitas dan kemampuan para pekerja.

“Bagaimana masyarakat kita ditingkatkan kemampuannya, tidak hanya sebagai operator. Kita ingin mereka lebih tinggi, dengan kursus dan tingkat kesetaraan dan sertifikat kompetensi dan level dari pendidikan itu bisa naik,” jelas dia.

Sekadar informasi, Indonesia memiliki pekerja dengan tingkat pendidikan dasar 70 persen, menengah 22,40 persen, dan perguruan tinggi 7,20 persen. Sedangkan Malaysia sudah memasuki industri besar dengan tingkat pendidikan menengah sebesar 56,30 persen, dasar 24,30 persen, dan 20,30 persen pendidikan tinggi.