Bestprofit Futures Jakarta

Selama berabad lamanya selalu ada orang yang mengaku penyakitnya sembuh karena ramuan-ramuan yang sepertinya janggal. Misalnya, kutu rambut pernah dipercaya menjadi penyembuh sakit kuning.

Tentu saja ada beberapa pengobatan yang bisa juga menyembuhkan, walau mungkin tidak secara tuntas.

Dikutip dari Live Science pada Senin (22/8/2016), hampir semua budaya memiliki ramuan atauobat rumahan yang resepnya diteruskan turun-temurun secara oral, demikain menurut Carlyn Beccia Cerniglia yang menulis buku “I Feel Better, with a Frog in my Throat: History’s Strangest Cures,” (Houghton Mifflin, 2010).

Berikut ini adalah 7 jenis ramuan dan obat rumahan yang ternyata benar-benar mujarab sehingga bahkan menjadi ilham bagi pengobatan modern Bestprofit Futures Jakarta:

1. Menghilangkan kutu kasur

Menurut ajaran turun-temurun di Balkan, menyebarkan daun kacang merah di sekitar tempat tidur dapat membantu membasmi kutu kasur dan mencegah penyebaran hewan itu.

Ada dasar ilmiah untuk praktik ini. Menurut penelitian 2013 yang terbit dalam Journal of the Royal Society Interface, ‘kait’ mikroskopis pada permukaan daun kacang dapat menjebak dan membunuh kutu yang melintasi permukaan daun.

Sekarang, para peneliti sedang mencoba menciptakan versi sintetis permukaan daun itu untuk menghadang kutu kasur agar manusia tidak harus mengandalkan daun. Sebab, ketika mengering, daun itu tidak lagi mujarab.

Foto yang tampil di sini memperlihatkan seekor kutu kasur di atas permukaan daun. Dengan perbesaran, terlihat bagaimana kaki-kaki kutu kasur terjebak oleh ‘kait’ di atas permukaan daun.

2. ‘Susu Kodok’

Menurut hikayat di Rusia, kodok dapat ditaruh di dalam susu supaya cairan itu tidak menjadi masam. Telah banyak data ilmiah yang membuktikan bahwa praktik ini sebenarnya memiliki landasan ilmiah.

Hewan-hewan amfibi menghasilkan sekresi antimikrobial yang menyelimuti kulit mereka, demikian dilaporkan dalam Journal of Proteome Research terbitan 2012. Lapisan cairan inilah yang melindungi kodok dari patogen yang banyak terdapat di tempat-tempat lembab.

Suatu penelitian mengungkapkan bahwa kodok coklat Rusia (Rana temporaria) memiliki 21 zat dengan sifat antibiotik dan menjadi harapan bagi kedokteran, demikian dilaporkanAmerican Chemical Society.

Penelitian 2012 menggali lebih dalam dan menemukan ada 76 zat pada kulit kodok yang dapat memerangi patogen.

Zat-zat sekresi inilah yang menghalau bakteri dan mikroba penyebab masam pada susu.

Obat Segala Penyakit

3. Madu

Bangsa-bangsa purba di Mesir, China, India, dan Afrika menggunakan madu untuk penyembuhan beragam penyakit, termasuk sariawan, luka bakar, dan amputasi, demikian menurut Michigan State University Alumni Magazine.

Sekarang pun dokter menggunakan madu untuk membantu pemulihan pasien.

Misalnya, jika anak yang batuk diberi madu 30 menit sebelum tidur malam, maka madu tersebut mengurangi serangan batuk dan tingkat keparahannya, demikianlah temuan penelitian dalam jurnal Pediatrics terbitan 2012.

Selain itu, mengolesi madu pada luka dapat membantu penyembuhannya, demikian menurut penelitian 1988 terhadap 59 orang sebagaimana dilaporkan dalam British Journal of Surgery.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)