http://bisnis.liputan6.com

Liputan6.com, Jakarta – Filsuf Konfusius pernah mengatakan, “Pilih pekerjaan yang kamu cintai dan kamu tidak akan perlu bekerja seumur hidupmu.” Tapi bagaimana kalau Anda belum menemukan pekerjaan yang tepat?

Menurut konsultan karier Bad Career Advice, Chrissy Scivivque, jargon lakukan pekerjaan yang kau cintai sedikit seperti dongeng. “Ketika sesuatu yang Anda cintai menjadi pekerjaan, secara fundamental akan mengubah cara Anda berinteraksi,” kata Scivivque seperti dikutip Entrepreneur.com, Selasa (15/6/2015).

Ia mengatakan, dari pada fokus pada hal tersebut, lebih baik mencoba mencari tahu apa makna bekerja bagi Anda.  Argumennya cukup adil. Melakukan apa yang Anda cintai untuk hidup sangatlah kompleks. Tapi jangan putus asa, tujuh wanita di bawah ini akan memberikan tips bekerja dengan cinta untuk Anda:

1. Temukan apa yang Anda cintai sebelum masuk dunia kerja

Kalimat ini terucap dari Renee La Londe, CEO dan salah satu pendiri iTalent. Sebelum masuk ke karier yang spesifik, coba cari tahu dulu apa yang ingin Anda lakukan. “Melakukan perjalanan bisa menjadi cara untuk menemukan keinginan,” kata La Londe.

Menurut survey CareerBuilder pada 2013, hanya 32 persen lulusan perguruan tinggi yang bekerja sesuai dengan bidang perkuliahannya. La Londe lulusan komputer yang mengambil master di bisnis. Ia bosan di kuliah strata duanya, sampai akhirnya mengambil kelas filosofi dan sastra Jepang. Kedua mata kuliah ini yang membentuk pola pikirnya sampai sekarang.

2. Jangan menunggu, beranilah mengambil risiko

Kepala Desainer LinkedIn, Yingzhao mengatakan hal ini sambil mengenang masa mudanya ketika berusia 20 tahunan. “Saya mengambil risiko, melakukan sesuatu tanpa khawatir. Akhirnya, saya mendapat kehidupan penuh petualangan, semangat, dan kekuatan,” kata Yingzhao.

3. Tetap berpikir positif apapun yang terjadi

Sabrina Horn, pendiri dan presiden HORN Group mengatakan, ada dua jenis manusia di dunia. Satu, manusia dengan energi positif. Kedua, yang memiliki energi lainnya. “Memiliki perusahaan dan menjadi orang tua adalah pekerjaan tidak mudah,” kata Horn.

“Saat saya berusaha tidak sempurna, malah membuat pekerjaan jadi lebih mudah.” Pada akhirnya, semua tugas harus diselesaikan untuk diri sendiri dan orang lain.

4. Apa yang menjadi nilai dalam hidup Anda? Apakah prestasi, keamanan, atau tujuan?

Pendiri PopExpert, Ingrid Sanders, menilai, sebaiknya cari dulu tujuan hidup sebelum memilih pekerjaan.  Apakah Anda ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga? Lebih senang bekerja sendiri atau dalam tim? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan untuk menemukan prioritas hidup sesorang.

5. Cari hubungan antara keinginan dan di mana Anda dapat unggul

Pekerjaan tidak akan terasa berat kalau Anda merasa senang dan melihat ada perubahan positif,” kata Direktur LinkedIn, Kelly Bowles.”Kebahagiaan terbesar saya ketika bekerja adalah berinteraksi dan membantu orang lain.”

6. Kalau Anda mengatakan bisa, lakukanlah

Menurut pengusaha dan konsultan Kalten Foltner, karakter dan komitmen sangat penting dalam bekerja. “Menjaga akuntabilitas merupakan pondasi dasar untuk kesuksesan berkelanjutan,” ujar Foltner.

7. Percayalah pada kekuatan daya tarik

Pendiri Ventureneer, Geri Stengel, mengatakan, ketika Anda bekerja dengan cinta maka semua orang akan mengelilingimu. “Antusiasme itu menular dan Anda bisa menarik orang yang bersemangat pula,” ujar Stengel.

Orang-orang tersebut tidak hanya menjadi penggembira di saat susah, tapi membantu Anda ketika melewati masa sulit. (Elsa A/Ahm)