http://bisnis.liputan6.com

Liputan6.com, New York – Orang terhebat belum tentu terpintar. Lantas, apa yang menyebabkan mereka bisa menjadi pemimpin? Sering kali karena bahasa tubuh mereka yang mampu menarik perhatian banyak orang.

Dalam dunia kerja, banyak karyawan bergantung pada insting bahasa tubuh ketika ia telah mencapai tingkat tertentu. Mengandalakan naluri sah-sah saja. Tapi sebenarnya seorang pemimpin sukses justru sebaliknya.

Pemimpin sukses memakai strategi untuk memakai bahasa tubuh yang tepat dalam mencapai sesuatu. Hal ini sangat penting bagi para pemimpin wanita yang memiliki penerimaan perilaku lebih kecil dalam lingkungan kerja ketimbang pria.

Artinya, supaya dapat menjadi pemimpin, Anda tidak hanya perlu memahami bagaimana bahasa tubuh memberi dampak terhadap perilaku, tapi juga harus mengetahui dan memilih yang tepat.

Ahli komunikasi Lisa B Marshal, memberikan tips enam bahasa tubuh orang sukses, seperti dikutip dari HuffingtonPost.com, Senin (13/7/2015):

1. Perhatikan intonasi suara

Anda pasti paham kalau suara yang tinggi menjengkelkan. Sementara, suara rendah lebih menyenangkan. Sebuah studi menemukan, suara rendah yang menyejukkan dapat membuat orang lain bekerja lebih efisien.

Orang yang memiliki intonasi nada terbaik bisa menjadi pemimpin secara alami. Orang-orang di sekitarnya bahkan secara sadar akan mencocokkan nada suara yang sama dengan pemimpinnya.

 

2. Tersenyumlah

Banyak penelitian telah dilakukan soal manfaat tersenyum, Secara akal sehat pun, senyum membuat perasaan seseorang lebih baik. Ada bahan kimia yang dilepas dalam otak manusia ketika tersenyum atau melihat orang lain melakukannya.

Tersenyum memicu hormon perasaan baik, seperti serotonin, dopamin, dan endofrin, Hormon ini membuat tubuh rileks, mengurangi denyut jantung dan tekanan darah sehingga Anda mampu melawan stress. Pada akhirnya, Anda akan merasa lebih sehat dan tampil percaya diri.

3. Jabat tangan orang lain dengan tepat

Jabat tangan yang sempurna adalah singkat, tegas, tidak ketat, dan menggunakan seluruh tangan, bukan jari saja. Cara ini menyampaikan bahasa tubuh seseorang yang yakin, percaya diri, ekstrovert, dan positif.

Sebuah jabat tangan dapat menciptakan kesan dalam sekejap dan Anda hanya memiliki satu kesempatan untuk membuat kesan pertama. Pemimpin yang berjabat tangan dengan tepat bisa menyampaikan kesan ia kuat dan terkendali.

4. Berposelah yang kuat

Pemimpin yang kuat menyampaikan kepercayaan diri dan kekuatannya secara halus tapi jelas melalui pose tubuhnya. Bayangkan pose Wonder Woman, dengan kaki terpisah dan tangan dipinggul. Buat pose yang membuat Anda terlihat bertanggung jawab.

Tapi lakukan pose itu bukan sekedar supaya orang lain melihat Anda demikian. Tapi Anda juga harus berpikir serupa. Dengan berlatih pose yang kuat sebelum presentasi atau pertemuan, Anda bisa meningkatkan percaya diri.

5. Gunakan gesture yang tepat

Gerakan acak atau gugup sangat mengganggu orang lain. Tapi gesture yang tepat dapat melengkapi kata yang diucapkan dan meningkatkan maknanya. Bukan soal acungan jempol atau bahasa isyarat. Gerakan terbaik yang digunakan pemimpin sukses secara alami dapat mendukung kata-kata supaya lebih mudah diingat dan dipahami.

6. Lakukan kontak mata

Saat orang lain melakukan kontak mata ketika Anda berbicara, Anda bisa merasa penting dan percaya diri. Orang-orang yang melakukan kontak mata terlihat lebih tulus dan dapat dipercaya.

Namun, terlalu banyak kontak mata dapat membuat orang lain tidak nyaman. Hal ini dapat dipelajari secara intuisi. Pemimpin yang kuat secara naluri tahu berapa lama melihat seseorang lalu berpaling. Studi menunjukkan, jumlah kontak mata yang tepat harusnya antara 50 sampai 60 persen dari percakapan, terutama saat mendengarkan.

Reporter: Elsa Analet