http://infoekonom.com

Pemerintahan SBY tak lepas dari masalah ekonomi. Bahkan, SBY justru meninggalkan 5 masalah ekonomi kepada kedua capres Indonesia, yakni Jokowi dan Prabowo. 5 masalah ini merupakan tantangan yang harus dipahami oleh Jokowi dan Prabowo. Setelah dipahami, lalu dapatkah mereka menyelesaikannya?

Sebagai capres tentunya mereka berdua harus memiliki rencana penyelesaiannya. Jika tidak, mereka hanya akan membuat masalah ekonomi baru di Indonesia. Simak 5 masalah ekonomi yang diwarisi SBY ke capres Indonesia.

1. Utang Luar Negeri Yang Membengkak

Utang luar negeri Indonesia per Maret 2014 sebanyak US$ 276,5 miliar. Angka utang tersebut lebih tinggi 8,7 persen dibandingkan dengan ULN pada Maret 2013.

2. Kemiskinan

Sebanyak 40 persen penduduk Indonesia hidup dalam kemiskinan . Hal ini memuat Indonesia setara dengan negara miskin lainnya, seperti India dan Nigeria.

40 Persen Penduduk Indonesia Hidup Dalam Kondisi Miskin-infoekonom
3. Pengangguran

Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa Angkatan Kerja Indonesia per Februari 2014 mencapai 125,32 juta jiwa. Namun, sebanyak 7,15 juta orang diantaranya masih menganggur. Jumlah pengangguran di Indonesia harus dikurangi!

4. Kesejahteraan Rakyat Tak Seimbang

Gini rasio Badan Pusat Statistik naik ke angka 0,41 persen, lebih tinggi dari sebelumnya yang hanya mencapai 0,33 persen. Hal ini membuat ketidakseimbangan antara rakyat. Yang kaya semakin kaya, dan yang miskin semakin miskin.

5. Kenaikan Harga BBM

Ya, hal ini menjadi masalah krusial bagi setiap presiden Indonesia. Subsidi dan kenaikan harga BBM masih menjadi hal yang harus diperhitungkan. Apakah dampaknya negatif atau positif? Biarkan capres Indonesia yang menanganinya.

5 masalah ekonomi yang diwarisi oleh SBY kepada capres Indonesia diatas menjadi PR yang patut dicari penyelesaiannya. Semoga kedua capres Jokowi dan Prabowo sudah memiliki cara untuk menanganinya. Silakan komentar.

Sumber: merdeka