Bestprofit Futures Jakarta

Saat masih anak-anak, mungkin Anda akan dipaksa untuk terus minum susu agar terus sehat dan kuat. Akan tetapi, hal itu tidaklah benar.

Justru berhenti minum susu adalah langkah sehat agar Anda tidak obesitas dan justru memiliki tubuh sehat. Lantas apakah dengan berhenti minum susu akan membahayakan kesehatan? Tentu tidak.

Berikut ini merdeka.com akan menjelaskan pada Anda tentang apa yang akan terjadi ketika Anda berhenti minum susu. Simak ulasannya.

1. Kehilangan berat badan

Di dalam susu anak selalu memiliki kandungan laktosa. Disadari atau tidak, ini adalah bentuk lain dari gula. Kandungan gula ini sejatinya cukup untuk meningkatkan kadar insulin bagi Anda. Namun tingkat konsumsi yang berlebihan dapat menyebabkan obesitas.

nah, jika Anda berhenti minum susu, maka berat badan Anda akan berkurang. Tubuh Anda akan memiliki insulin yang normal sehingga besar kemungkinan Anda akan berada dalam bentuk badan yang ideal.

2. Pencernaan akan menjadi lebih baik

Perlu Anda ketahui, faktanya laktosa yang terkandung di dalam susu tidak semua orang dapat mencernanya. Intoleransi laktosa dapat menyebabkan diare, bahkan lebih buruk dari itu. Oleh karena itu Anda bisa berhenti minum susu sekarang untuk memperlancar pencernaan.

Atau Anda bisa juga mengonsumsi susu yang tidak mengandung laktosa agar pencernaan jadi lebih lancar.

3. Tulang akan jadi lebih kuat

Tulang akan jadi lebih kuat tanpa minum susu? Benarkah?

Anda tidak salah baca. Jangan heran, pasalnya menurut sebuah studi di British Medical Journal pada tahun 2014 lalu, para peneliti menemukan bahwa orang yang minum susu secara teratur sangat rentan terhadap patah tulang pinggul. Waduh!

4. Mengurangi risiko kanker

Menurut para peneliti Swedia, hormon susu adalah penyebab kemungkinan pertumbuhan insulin dalam darah. Sedangkan hormon tersebut diindikasi adalah cikal bakal pertumbuhan sel-sel kanker.

5. Mengurangi rasa kembung

Telah dikatakan sebelumnya bahwa tidak semua orang mampu mencerna laktosa dalam susu. Nah, menurut sebuah penelitian lain dikatakan bahwa setidaknya ada 75 persen manusia di dunia ini yang tidak dapat memecah laktosa. Kondisi ini dikenal sebagai intoleransi laktosa.

Orang yang tidak toleran laktosa akan merasakan kembung. Ini adalah efek samping yang umum menurut studi Baylor College 2009. Nah, berhenti minum susu dapat mengurangi rasa kembung di dalam perut.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)