Bestprofit Futures Jakarta

Bicara soal seks, hampir semua pria akan menjawab aktivitas seksual adalah kegiatan yang menyenangkan. Sebaliknya dengan wanita, sebagian hanya menganggap seks sebagai kewajiban walau mereka sebenarnya tak menikmatinya.

Alasan mengapa wanita tidak menikmati seks sangat rumit dan berbeda tiap wanita. Ada yang karena alasan fisik, psikologis, atau gabungan keduanya.

Padahal, semakin jarang pasangan melakukan hubungan seksual, mereka akan semakin merasa terisolasi dan hubungan cenderung jadi dingin. Oleh karena itulah penting untuk tidak menganggap remeh aktivitas seks.

Ada lima alasan utama mengapa seorang wanita tidak lagi menikmati hubungan intim dengan pasangannya.

1. Libido rendah. Penyebabnya beragam, mulai dari penggunaan pil kontrasepsi, depresi, kurang tidur, menopause, hingga gangguan hormonal.

2. Nyeri bersenggama. Seks yang biasanya menyenangkan, justru menimbulkan rasa nyeri. Pemicunya adalah karena gangguan hormonal menjelang masa menopause, sehingga menyebabkan sindrom rasa terbakar di vagina. Pemanasan (foreplay) yang kurang juga dapat membuat vagina kering sehingga penetrasi menjadi hal yang menyakitkan.

3. Kesulitan terangsang. Gangguan ini bisa terjadi di area genital atau masalah di otak. Selain karena hubungan dengan pasangan yang mungkin kurang hangat, stres, atau sekali lagi karena gangguan hormon.

Berbeda dengan pria, wanita memerlukan rangsangan seks yang berbeda. Selain butuh waktu yang cukup dalam pemanasan, wanita juga harus rileks agar bisa menikmati seks.

4. Menghindari seks. Seringkali penyebabnya adalah trauma akibat kekerasan seksual yang pernah dialami. Pengalaman masa kecil saat melihat hubungan antara ayah dan ibunya yang kurang hangat juga berpengaruh pada hasrat seksual seseorang saat dewasa.

5. Sulit orgasme. Hampir 20 persen wanita tidak pernah merasakan orgasme, tetapi kebanyakan wanita perlu waktu lebih lama untuk mencapai kepuasan. Diperlukan komunikasi yang terbuka dan setara dengan suami untuk membicarakan apa yang disukai dan tidak di atas tempat tidur.

Perlu dipahami pula bahwa tak semua hubungan seksual harus diakhiri dengan orgasme. Ini agar Anda tidak merasa dikejar target sehingga justru tidak menikmati seks. Nikmati saja aktivitas seksual dengan pasangan.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)