Bestprofit Futures Jakarta

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound di awal sesi I. Data RTI menunjukkan, pada pukul 09.10 WIB, indeks mencatatkan kenaikan 0,45% menjadi 5.428,22.

Sementara itu, jumlah saham yang naik sebanyak 126 saham. Sedangkan jumlah saham yang turun sebanyak 53 saham dan 66 saham lainnya diam di tempat Bestprofit Futures Jakarta.

Volume transaksi perdagangan pagi ini melibatkan 635,368 juta miliar saham dengan nilai transaksi Rp 423,763 miliar.

Secara sektoral, hanya ada satu sektor yang terlihat turun. Adapun tiga sektor yang mengalami kenaikan tertinggi di antaranya: sektor industri lain-lain naik 1,69%, sektor manufaktur naik 0,73% dan sektor industri dasar naik 0,55%.

Saham-saham indeks LQ 45 yang berada di jajaran top gainers indeks LQ 45 antara lain: PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik 4,03% menjadi Rp 9.675, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) naik 1,98% menjadi Rp 5.150, dan PT Alam Sutera Tbk (ASRI) naik 1,94% menjadi Rp 525.

Sedangkan di posisi top losers indeks LQ 45, terdapat saham-saham: PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) turun 1,14% menjadi Rp 1.735, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) turun 1,01% menjadi 1.960, dan PT Hanson International Tbk (MYRX) turun 1,21% menjadi Rp 163.

Kendati demikian, secara teknikal, indeks dinilai masih cenderung bearish. Lanjar Nafi, analis Reliance Securities mengatakan Secara teknikal IHSG masih cenderung bearish terkonsolidasi dengan kembali akan menguji support MA25. Indikator stochastic mengkonfirmasikan negatif crossing pada area dekat overbought dengan tekanan RSI yang terus meluncur dari momentum yang cukup tinggi.

“Sehingga diperkirakan IHSG akan kembali tertekan terbatas menguji support dengan range pergerakan 5350-5470,” kata Lanjar dalam riset yang diterima KONTAN, Kamis (25/8).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil meminimalisir penurunan di akhir sesi I. Setelah sempat tertekan hingga ke posisi 5.385,24, pada pukul 12.00 WIB, indeks hanya mencatatkan penurunan 0,13% menjadi 5.409,79.

Investor asing masih terlihat melepas kepemilikannya atas saham-saham Indonesia. Di seluruh market, nilai net sell asing di sesi I mencapai Rp 393,2 miliar. Sedangkan di pasar reguler, net sell asing sebesar Rp 108,8 miliar.

Sementara itu, jumlah saham yang tertekan sebesar 142 saham. Sedangkan jumlah saham yang naik sebanyak 135 saham dan 85 saham lainnya diam di tempat.

Volume transaksi perdagangan pagi ini melibatkan 5,671 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,603 triliun.

Secara sektoral, hanya ada tiga sektor yang berhasil naik. Adapun tiga sektor yang mengalami penurunan terdalam di antaranya: sektor barang konsumen turun 0,73%, sektor perdagangan turun 0,67%, dan sektor konstruksi turun 0,62%.

Saham-saham indeks LQ 45 yang berada di jajaran top losers indeks LQ 45 antara lain: PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun 3,87% menjadi Rp 1.865, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) turun 3,31% menjadi Rp 1.755, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun 2,78% menjadi Rp 10.475.

Sedangkan di posisi top gainers indeks LQ 45, terdapat saham-saham: PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) naik 4,7% menjadi Rp 1.895, PT Hanson International Tbk (MYRX) naik 2,48% menjadi Rp 165, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 2,22% menjadi Rp 3.230.

Taye Shim, Kepala Riset Daewoo Securities memprediksi, pergerakan IHSG akan tetap stabil karena investor menunggu petunjuk dari Pimpinan The Federal Reserve Janet Yellen pada Jumat (26/8) ini.

“Namun, kami melihat limited downside karena kerjasama Iran dengan OPEC mendorong harga minyak,” jelasnya.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)