http://mediabisnisonline.com

Kesibukan dan rutinitas yang begitu – begitu saja tidak jarang membuat kita bosan, jengah dan juga ingin berhenti. Ini sering dialami oleh para karyawan atau pekerjaan kantoran. Mereka terkadang merasa bahwa waktu yang dimilikinya untuk bekerja tidak cukup memenuhi kebutuhan ataupun biaya hidup. Sekalipun bisa dan cukup, pasti ada kebutuhan untuk memuaskan keinginan menjadi orang yang lebih mandiri. Dan salah satu yang menjadi pilihan adalah menjadi seorang pengusaha atau entrepreneur. Entrepreneur sendiri bisa menjadi jalan untuk mereka yang ingin menjadi orang yang lebih mandiri dan sukses dengan mimpi dan cita – cita mereka sendiri.

Mereka bekerja tidak terpaku dengan waktu seperti para karyawan kantoran. Dan mereka bisa membangun sistem perusahaan mereka sendiri. Banyak para pebisnis sukses yang awalnya menjadi seorang karyawan. Mereka memilih untuk pergi dan menjalani harapan mereka sebagai pemilik bisnis. Lalu semudah itukah? Tentu tidak, setidaknya step-step di bawah ini akan membantu kita menemukan apa yang harus kita lakukan saat ingin menjadi seorang entrepreneur muda dan mandiri.

1. Pertama, kamu harus tahu apa yang kamu ingin capai dan raih di usia dan keadaan kamu saat ini

Ada kalanya mereka yang ingin beralih menjadi entrepreneur dari yang sebelumnya menjadi seorang karyawan tidak punya harapan ataupun keinginan yang besar. Sedangkan ketika kita ingin memulai yang baru, mimpi dan harapan baru harus terus ada. Kita harus tahu apa yang ingin kita capai dan ingin kita raih saat ini dan untuk kedepannya. Saat kita tahu apa tujuan kita, mudah bagi kita menentukan cara untuk mencapai harapan itu. Ada orang yang dengan semangat membara tidak bisa mempertahankan tujuan mereka untuk membangun bisnis.

2. Kamu juga harus tahu apa yang dicari oleh masyarakat dan bisakah kamu memenuhinya

Sebuah bisnis yang layak dan patut untuk bersaing di rana bisnis adalah mereka yang tahu apa yang ingin mereka lakukan dan apa yang orang lain cari dan butuhkan. Mereka yang benar-benar ingin berbisnis tidak sekedar berpromosi dan menjual produk kepada pelanggan. Tapi mereka yang terus mencari tahu apa yang dibutuhkan masyarakat dan apa yang bisa dipenuhi dari bisnis mereka. Ketelitian dan kejelian para pebisnis melihat peluang ini akan membawa mereka bisa sukses membangun bisnisnya dan terus dicari oleh masyarakat.

3. Coba cari dan seleksi siapa pelanggan ideal untuk bisnis kamu

Untuk bisnis yang terus berkembang dan dicari oleh masyarakat, kita harus menentukan siapa pasar bisnis kita nantinya. Beberapa orang memang terlihat sangat ideal untuk bisnis kita, tapi tanyakan kepada mereka apa kebutuhan terbesar mereka, ketakutan dan aspirasi mereka terkait bisnis yang kita rencanakan. Apakah manfaat dari produk atau layanan kita sudah sesuai dengan kebutuhan riil mereka? Catat juga kata-kata yang mereka gunakan, mereka akan membantu kita dalam menciptakan strategi yang lebih otentik.

4. Buatlah desain dan rencana bisnis kamu dari sekarang

Terlalu dini memang, tapi langkah yang paling awal saat ingin memulai bisnis adalah dengan membuat rencana dan desain bisnis kita. Di era teknologi banyak pebisnis yang lebih melibatkan pembuatan konten, menggunakan sosial media, mengirim email dan banyak lagi usaha promosi bisnis yang dilakukan. Tapi pastikan kita tahu bagaimana tanggapan pelanggan terhadap ide bisnis kita. Dan pada saat yang sama, layout atau desain bisnis yang super formal bisa kita buat. Tapi tetap tidak perlu menutupi struktur operasi, produk, sistem pengiriman dan rencana ekspansi. Pastikan kamu punya rencana bisnis yang matang sekalipun masih terlihat sangat sederhana.

5. Belajarlah mengatur bisnis Anda dari yang paling sederhana

Kalau kamu bisa, uji ide perusahaan kamu dengan meluncurkan skala kecil untuk awal, ini bisa dilakukan saat kamu masih berstatus sebagai pegawai kantoran. Ini memberikan kamu kesempatan untuk menguji ide bisnis kamu, dan mendapatkan klien pertama dan melihat apakah bisnis kamu akan berjalan, sebelum akhirnya kamu memutuskan untuk resign dan meninggalkan perusahaan.

6. Carilah feed back dan sesuaikan dengan kemampuan yang kamu miliki

Saat kamu menjalankan ide atau operasi skala kecil, kamu akan terbantu untuk menyusun ide yang lebih besar lagi. Kamu juga harus meminta umpan balik dari pelanggan ataupun dari orang terdekat kamu. Dan bahkan kamu perlu membuat perubahan pada rencana yang sudah kamu buat, jika memang diperlukan.

7. Buatlah sebuah tim

Bisnis yang berhasil tidak bisa kita jalankan sendiri. Kita butuh seuah tim untuk membantu mengatur bisnis kita. Menjadi seorang pemimpin akan membantu kita fokus mengatur dan membuat rencana pengembangan. Sedangkan untuk kegiatan produksi, promosi dan pemasaran biarkan ditangani oleh mereka yang kita pilih dan ahli di bidangnya.

8. Atur dan kelola uang yang kamu miliki

Uang atau modal masih menjadi ancaman keruntuhan bisnis di awal mereka berdiri. Untuk usaha kecil, kemungkinan kita untuk menyisihkan uang akan sangat sulit. Bahkan kita akan lebih banyak mengambil, meminjam dan menggunakan uang. Kalau kamu punya ide yang besar, mungkin kamu membutuhkan modal yang cukup besar. Dari sini kamu harus bisa mendapatkan dan mengatur modal usaha atau investasi luar lainnya.

9. Belajar mengatur struktur perusahaan kamu mulai dari sekarang

Saat kamu sudah mulai membangun struktur perusahaan, itu artinya kamu mulai harus belajar mengatur dan mengembangkan keahlian di masing – masing orang dan bidang yang mereka kerjakan. Kamu bahkan harus segera mendaftarkan bisnis kamu, baik dari segi nama perusahaan dan nama domain website kamu. Kalau semenit saja telat, bisa-bisa nama perusahaan dan nama domain kamu dimiliki oleh orang lain.

10. Tinggalkan pekerjaan kamu jika kamu benar-benar siap untuk mandiri

Dan yang terakhir bisa kamu lakukan jika kamu benar-benar sudah sangat siap untuk memulai kehidupan yang baru sebagai entrepreneur. Menghadapi kenyataan bahwa sebentar lagi waktu kamu akan sepenuhnya digunakan untuk mengurus bisnis dan tenaga kamu akan banyak terkuras untuk mengelola bisnis kamu. Alih-alih lega karena sudah tidak bergelut dengan kegiatan yang itu-itu saja, kamu harus bisa lebih semangat saat kamu menjalankan dan bekerja sendiri mulai saat ini. Tapi jangan sampai kehilangan komunikasi dengan orang-orang yang pernah bekerja dengan kamu. Karena tidak ada yang tahu bahwa suatu saat nanti, kamu membutuhkan mereka untuk membantu pekerjaan kamu.

Nah, sekarang sudah siapkah kamu untuk menjalankan bisnis kamu sendiri? Menjadi orang yang mandiri dan bersemangat dari sebelumnya? Mereka bukti nyatanya lo 😀