http://bisnis.news.viva.co.id

VIVA.co.id – Uang identik dengan kekuasaan. Uang setiap sen pun ada pemiliknya. Sumber uang dalam ukuran besar bisa diakses dan diidentifikasi sebagai sumber kekuasaan.

Bestprofit Futures Jakarta

Berikut 10 rahasia uang dan kekuasaan:
1. Sumber kekuasaan memiliki power yang besar. Misalnya, bendungan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) atau pembangkit nuklir menghasilkan tenaga listrik jutaan watt.
2. Akses kepada sumber kekuasaan tidaklah setara dengan tingginya ambisi dan kekuatan. Tetapi, bagaimana Anda mampu melakukan pertukaran dengan masalah utama sumber kekuasaan.
3. Sumber kekuasaan melindungi posisi kekuasaan dengan lapisan-lapisan penjaga kekuatan kekuasaan.
4. Lapisan terdekat dengan sumber kekuasaan adalah yang mampu mendeteksi kebenaran. Kebenaran itu adalah bebas kepentingan dan hanya bisa dilalui dari pintu kebaikan.
5. Sumber kekuasaan adalah sumber pusat ambisi dan kekuatan, yang diisi oleh bahan bakar kebaikan. Kekuasaan tertinggi dasarnya iba atau mercy. God is merciful and loving.
6. Sumber kekuasaan sifatnya pluralis dan toleran. Dia merangkul semuanya. Itu artinya merangkul pihak yang paling bawah.
Kemampuan rasa compassion atau rasa empati akan menjadi nilai tukar bagi sumber kekuasaan.
7. Sumber kekuasaan akan melindungi kekuatan dari orang yang menuntut keadilan, menuntut kemenangan, dan menuntut pamrih atau reward.
8. Kunci rahasia untuk masuk pada lingkaran sumber kekuasaan adalah kemampuan Anda melompati tembok kekuasaan dengan rasa iba kepada penderitaan sumber kekuasaan.
9. Kecerdasan yang tertinggi adalah orang yang sudah mengerti ‘jalur kabel listrik’ yang terhubung kepada sumber kekuasaan. Dengan senantiasa melakukan hubungan relationship dengan sumber kekuasaan.
10. Anda tidak bisa mengerti arti kehidupan, apabila selamanya Anda tertutup oleh cermin di hadapan Anda, yaitu ego pada diri sendiri.
Pada saat Anda hanya berfokus pada angka-angka ini, efek korosif dari inflasi hanya terlihat di atas kertas. Sebuah studi yang pernah kami lakukan menunjukkan pertumbuhan biaya pendidikan di Indonesia dalam 10 tahun terakhir mencapai 15 persen per tahun.

Jadi apabila Anda berinvestasi pada instrumen investasi konvensional seperti deposito, tujuan Anda untuk memberikan pendidikan di sekolah atau universitas terkemuka dapat tidak tercapai. Di sinilah efek korosif dari inflasi memberikan dampak secara riil.

Tentunya Anda sudah sering mendengar investasi mengandung risiko, atau imbal hasil yang tinggi akan diikuti oleh tingkat risiko yang tinggi. Hal-hal seperti ini yang seringkali mendorong calon investor batal berinvestasi dikarenakan kuatir kehilangan uang hasil kerja kerasnya.

Namun beberapa hal yang perlu diingat adalah, apakah ada imbal hasil yang tinggi yang memiliki risiko rendah? Apakah dengan tidak berinvestasi, hasil kerja keras Anda 100 persen aman? Kembali lagi pada topik efek korosif dari inflasi Bestprofit Futures Jakarta.

(mfs – Bestprofit Futures Jakarta)