Sebagian Sektor Menghijau, IHSG Dibuka Menguat ke 6.445,97

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan saham Selasa pekan ini. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.975.

Pada pra pembukaan perdagangan, Selasa (23/7/2019), IHSG menguat 10,16 poin atau 0,16 persen ke posisi 6.443,71. Pada pembukaan pukul 09.00 waktu JATS, IHSG masih menguat dengan naik 13,67 poin atau 0,21 persen ke posisi 6.445,97.

Sementara itu, indeks saham LQ45 naik 0,08 persen ke posisi 1.030,28. Sebagian indeks acuan menguat kecuali indeks INFOBANK15.

Pada pembukaan perdagangan sebanyak 153 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. Selain itu 34 saham melemah dan 108 saham diam di tempat.

Pada Selasa pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.451 dan terendah 6.441,44.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 19.858 kali dengan volume perdagangan 406 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 220 miliar.

PT Bestprofit Futures – Investor asing jual saham Rp 20 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.975.

Sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham barang konsumsi naik 0,98 persen, dan memimpin penguatan IHSG. Disusul sektor saham manufaktur menanjak 0,60 persen dan sektor saham kontruksi menguat 0,37 persen.

Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain PICO melonjak 24,50 persen ke level Rp 940 per saham, NIKL mendaki 16 persen ke level Rp 1.600 per saham dan ALKA naik 13,64 persen ke angka Rp 450 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham OCAP turun 4,81 persen ke posisi Rp 356 per saham, saham ADMG merosot 3,62 persen ke posisi Rp 266 per saham, dan saham MKNT turun 3,48 persen ke posisi Rp 111 per saham.

Prediksi Analis

PT Bestprofit Futures – IHSG diperkirakan akan bergerak menghijau pada perdagangan saham Selasa (23/7/2019).

Senior Research PT KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko menjelaskan, meski indeks ditutup melemah pada perdagangan saham Senin kemarin, IHSG berpeluang menguat pada hari ini.

Alasanya, aksi jual kaum beruang yang disebabkan oleh volatilitas regional dapat tertahan oleh pembelian saham unggulan dan lapis dua oleh kaum banteng di daerah support 6.400.

PT Bestprofit Futures – Oleh karena itu, momentum pelemahan indeks menurutnya dapat dikatakan sudah reda dan waktunya IHSG untuk siap melaju kembali naik ke level 6.500.

“Kemungkinan IHSG akan perkasa bergerak di rentang support 6.400 dan resistance 6.470,” ujarnya dalam risetnya di Jakarta.

Diperkuat, Analis PT Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gustama mengatakan, IHSG secara teknikal mengindikasikan adanya ruang untuk bertengger di zona hijau.

Kata dia, indeks berpotensi menghijau dengan diperdagangkan pada kisaran support dan resistance di level 6.393-6.488.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartabest profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta

Menanti Data Investasi, IHSG Diramal ke Zona Hijau

PT Bestprofit Futures – Jakarta Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi akan bergerak ke teritori positif pada perdagangan saham Senin (22/7/2019).

Sejumlah analis sepakat indeks berpeluang menguat dengan diperdagangkan pada kisaran support 6.404-6.430 dan resistance 6.470-6.484.

Analis PT Artha Sekuritas, Juan Harahap menilai, IHSG berpotensi menghijau ditopang rilisnya data Foreign Direct Investment (FDI) atau investasi asing langsung di Indonesia.

Juan mengungkapkan, pihaknya memprediksi IHSG akan bergerak ke zona hijau pada kisaran support 6.430 dan resistance 6.484.

PT Bestprofit Futures – Senada, Head of Research PT Reliance Sekuritas Lanjar Nafi Taulat memperkirakan IHSG akan berlabuh di zona hijau pada rentang pergerakan 6.420-6.500 di perdagangan awal pekan ini.

“Saham-saham menarik yang dapat dikoleksi investor hari ini diantaranya ialah saham perbankan dan pertambangan,” terang Lanjar.

Adapun saham tersebut ialah saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

Kemudian Juan merekomendasikan saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), serta PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR).

Penutupan Pekan Kemarin

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada perdagangan akhir pekan lalu. Sektor industri dasar pimpin penguatan.

Pada penutupan perdagangan saham, IHSG naik 53,24 poin atau 0,83 persen ke level 6.456,54. Indeks saham LQ45 juga menguat 0,8 persen ke posisi 1.033,44.

Sebanyak 220 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Selain itu 174 saham menguat dan 155 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 508.141 kali dengan volume perdagangan 17,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 9,7 triliun.

Investor asing beli Rp 136 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.935.

Dari 10 sektor pembentuk saham, sembilan menguat dan hanya sektor aneka industri yang mampu melemah 0,23 persen.

PT Bestprofit Futures – Sektor industri dasar menguat 2,48 persen dan cetak kenaikan tertinggi. Disusul sektor manufaktur menguat 1,44 persen dan sektor barang konsumsi menguat 1,42 persen.

Saham-saham yang menopang IHSG ke zona hijau dengan penguatan tertinggi yaitu BSIM yang naik 119,35 persen ke Rp 68 per saham, PAMG naik 25 persen ke Rp 520 per saham dan POLU naik 25 persen ke Rp 1.575 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain KBLV turun 10,55 persen ke Rp 390 per saham, KAYU turun 10,04 persen ke Rp 448 per saham dan IIKP turun 8,06 persen ke Rp 57 per saham.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartabest profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta

Seluruh Sektor Menghijau, IHSG Dibuka Menguat ke 6.423,95

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan saham akhir pekan ini. Sektor konstruksi pimpin kenaikan paling tinggi.

Pada pra pembukaan perdagangan, Jumat(19/7/2019), IHSG menguat 14,14 poin atau 0,22 persen ke posisi 6.417,44. Pada pembukaan pukul 09.01 waktu JATS, IHSG menguat 20,66 poin atau 0,32 persen ke posisi 6.423,95.

Sementara itu, indeks saham LQ45 melemah 0,53 persen ke posisi 1.030,55. Sebagian besar indeks acuan melemah pada perdagangan hari ini.

Sebanyak 109 saham menguat yang mendorong IHSG ke zona hijau. Selain itu 18 saham melemah dan 137 saham diam di tempat.

Pada awal perdagangan saham Selasa ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.425,86 dan terendah 6.417,44.

PT Bestprofit Futures – Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 23.200 kali dengan volume perdagangan 1,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 444 miliar.

Investor asing jual saham Rp 9 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.908.

Dalam pergerakan awal IHSG, seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham yang naik tertinggi yaitu sektor konstruksi yang naik 0,79 persen. Disusul sektor pertambangan yang naik 0,72 persen dan sektor barang konsumsi naik 0,51 persen.

PT Bestprofit Futures – Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain GLOB naik 24,75 persen ke level Rp 630 per saham, PICO naik 24,49 persen ke angka Rp 605 per saham dan ARKA naik 20,29 persen ke angka Rp 1.245 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham CMPP turun 5,29 persen ke posisi Rp 179 per saham, saham INOV merosot 4,52 persen ke posisi Rp 442 per saham, dan saham MFIN turun 4,31 persen ke posisi Rp 1.000 per saham.

Proyeksi Analis

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak perkasa usai keputusan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia pada Kamis (18/7).

Sejumlah analis saham sepakat indeks berpotensi menguat (bullish) ditopang sentimen internal yang kini kondusif. Adapun IHSG diprediksi akan diperdagangkan pada rentang 6.302-6.488.

Senior Research PT KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko menilai, IHSG berpeluang bergerak ke teritori positif dengan kisaran support di level 6.320 dan resistance di level 6.470.

“Kami melihat penurunan dari aksi jual kaum beruang akibat volatilitas regional sudah terhenti. Dan sekarang waktunya kaum banteng untuk mengambil alih, yakni memicu kenaikan IHSG menuju resistance psikologi pertama di level 6.500,” tuturnya di Jakarta, Jumat (19/7/2019).

PT Bestprofit Futures – Seirama, IHSG dari sisi teknikal diproyeksi bakal naik pada perdagangan saham hari ini. Analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Nafan Gaji Gustama menilai indeks berpeluang ke zona hijau untuk hari ini.

“Potensi penguatan lanjutan masih ada dan kemungkinan akan berada dalam rentang 6.363-6.427,” terangnya.

Adapun sejumlah saham rekomendasi investor pada hari ini menurutnya ialah saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).

Kemudian Wijanarko menyarankan investor untuk memborong saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), serta saham PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL).

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartabest profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta

IHSG Diramal Tertekan Jelang Keputusan Bunga Acuan BI

PT Bestprofit Futures – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal akan bergerek melemah terbatas pada perdagangan saham Kamis (18/7/2019).

Analis PT KGI Sekuritas Yuganur Wijanarko menuturkan, gerak indeks berpeluang terbatas sebagai jeda sebelum IHSG mengalami kenaikan breakout ke level 6.500. Karenanya, dia memproyeksikan IHSG masih akan terkonsolidasi pada hari ini.

“Kami merekomendasikan untuk menggunakan kesempatan ini sebagai positioning opportunity di saham unggulan dan lapis dua pilihan. Pergerakan IHSG hari ini akan dipengaruhi oleh penetapan suku bunga Bank Indonesia (BI),” tutur dia dalam risetnya.

PT Bestprofit Futures – Adapun KGI Sekuritas memprediksi IHSG berpotensi terkoreksi dengan diperdagangkan pada kisaran support 6.320 dan resistance 6.470.

Menambahkan, Analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Nafan Aji Gustama menilai pola downbard bar mengindikasikan indeks akan tersungkur di zona negatif. Menurutnya, IHSG akan tertekan bergerak di rentang 6.365-6.417.

“Hari ini IHSG masih memiliki potensi koreksi lanjutan sehingga berpeluang menuju ke area support,” terangnya.

Adapun sejumlah saham rekomendasi Nafan pada hari ini ialah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan saham PT Elnusa Tbk (ELSA).

Sementara itu, Yuganur menganjurkann investor untuk membeli saham PT Waskita Beton Tbk (WSBP), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), hingga saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

Perdagangan Kemarin

PT Bestprofit Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Rabu (17/7/2019). Investor asing melakukan aksi jual yang cukup besar pada perdagangan hari ini.

Pada penutupan perdagangan saham, IHSG turun tipis 7,27 poin atau 0,11 persen ke level 6.394,60. Indeks saham LQ45 juga melemah 0,15 persen ke posisi 1.023,96.

Sebanyak 254 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Selain itu 164 saham menguat dan 127 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 477.900 kali dengan volume perdagangan 18,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,9 triliun.

Investor asing jual saham Rp 571 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.980.

PT Bestprofit Futures – Dari 10 sektor pembentuk saham, sembilan melemah dan hanya sektor barang konsumsi yang mampu menguat 0,96 persen.

Sektor aneka industri melemah 3,66 persen dan cetak penurunan tertinggi dipimpin. Disusul sektor infrastruktur melemah 0,51 persen dan sektor kontruksi tertekan 0,18 persen.

Saham-saham yang menekan IHSG ke zona merah dengan pelemahan tertinggi yaitu POSA yang turun 24,84 persen ke Rp 242 per saham, KIOS turun 16,94 persen ke Rp 515 per saham dan CASS turun 15,07 persen ke Rp 620 per saham.

Sedangkan saham-saham yang menguat antara lain SSTM yang menguat 25 persen ke Rp 500 per saham, KAYU naik 25 persen ke Rp 25 per saham dan ARKA naik 24,81 persen ke Rp 830 per saham.

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartabest profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta

IHSG Dibuka di 6.395, Sektor Aneka Industri Paling Loyo

PT Bestprofit Futures – Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan saham Rabu ini.

Pada pra pembukaan perdagangan, Rabu (17/7/2019), IHSG melemah 6,41 poin atau 0,1 persen ke posisi 6.395,46.Sementara pada pukul 09.05 WIB, IHSG kembali terjun ke bawah ke 6.391,86, melemah 10,01 poin atau 0,16 persen. Sementara itu, indeks saham LQ45 melemah 0,41 persen ke posisi 1.021,30. Sebagian besar indeks acuan melemah pada perdagangan hari ini.

Sebanyak 107 saham melemah yang mendorong IHSG ke zona merah. Selain itu 102 saham menguat dan 126 saham diam di tempat.

Pada awal perdagangan saham Selasa ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.403,50 dan terendah 6.390,97.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 24.109 kali dengan volume perdagangan 2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 640,4 miliar.

Investor asing beli saham Rp 26,34 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.946.

PT Bestprofit Futures – Dalam pergerakan awal IHSG, hampir seluruh sektor saham melemah dengan pelemahan terbesar di sektor aneka industri yang mencapai 1,42 persen. Kemudian disusul oleh sektor keuangan yang melemah 0,33 persen dan sektor industri dasar 0,22 persen.

Sedangkan yang mengalami penguatan hanyalah sektor barang konsumsi yang menguat 0,23 persen, pertambangan 0,06 persen dan perdagangan 0,12 persen.

Saham-saham yang melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah antara lain POSA melemah 23,6 persen ke level Rp 246 per saham, KIOS melemah 17,74 persen ke angka Rp 510 per saham dan GOLD turun 16,08 persen ke angka Rp 252 per saham.

Sedangkan saham-saham yang menguat antara lain saham ARKA naik 12,03 persen ke posisi Rp 745 per saham, saham BLUE menguat 8,3 persen ke posisi Rp 845 per saham, dan saham INCF naik 7,32 persen ke posisi Rp 88 per saham.

Prediksi Pergerakan Hari Ini

PT Bestprofit Futures – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan tertekan hingga perdagangan saham hari ini.

Senior Research PT KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko menilai, momentum koreksi dan konsolidasi indeks merupakan kesempatan untuk melakukan aksi beli bagi para investor.

“Kami melihat bahwa koreksi minor yang terjadi untuk meredakan keadaan overbought dalam trend naik ini sehingga dapat digunakan sebagai kesempatan pembelian saham,” tutur dia dalam risetnya di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Adapun melihat hal ini pihaknya memproyeksikan IHSG berpotensi terkoreksi dalam rentang 6.320-6.470.

PT Bestprofit Futures – Di sisi lain, Analis PT Artha Sekuritas, Dennies Christoper berpendapat IHSG berpeluang tertekan menjelang keputusan penetapan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI).

“Pergerakan akan cenderung terbatas karena investor akan lebih bersikap wait and see menunggu keputusan suku bunga BI. Kemungkinan melemah terbatas di 6.385-6.424,” terangnya.

Sebab itu, hari ini pihaknya menganjurkan investor untuk memburu saham PT Wijaya Karya Bangunan Tbk (WEGE), PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), dan saham PT Astra International Tbk (ASII).

Kemudian Artha Sekuritas merekomendasikan saham PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

best jakartaprofit jakartafutures jakartabpf jakartabestprofit jakartabest profitbest profit futures jakartapt bestprofitpt best profitPT Bestprofit Futurespt best profit futures jakarta